Operator kilang minyak Stanlow di Cheshire, Essar, telah mengakui hampir 500 pelanggaran peraturan lingkungan selama periode empat tahun. Pelanggaran tersebut mencakup melebihi tingkat pembuangan sianida yang diizinkan ke saluran air setempat, termasuk Kanal Kapal Manchester, sungai terdekat, dan sungai kecil.
Rincian Pelanggaran
Essar mengaku bersalah atas 12 dakwaan yang diajukan oleh Badan Lingkungan Hidup di Pengadilan Magistrat Chester. Pelanggaran terjadi antara tahun 2019 dan 2023, dan meskipun jumlah pelanggarannya tinggi, perusahaan mengklaim tidak ada laporan pencemaran lingkungan atau kerusakan terhadap satwa liar selama periode tersebut.
Kasus ini akan dilanjutkan ke Pengadilan Magistrat Warrington pada 14 Juli untuk penanganan kasus lebih lanjut.
Tanggapan Essar
Dalam sebuah pernyataan, Essar menegaskan pihaknya “mengemban tanggung jawabnya terhadap pengelolaan air limbah dengan sangat serius.” Perusahaan menambahkan bahwa mereka telah mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah mendasar yang menyebabkan pelanggaran ini, dan menyatakan penyesalan atas insiden tersebut.
“Perusahaan menerima tindakan penegakan hukum yang diambil oleh Badan Lingkungan Hidup atas pelanggaran bersejarah ini dan menyesali serta meminta maaf atas insiden ini.”
Mengapa Ini Penting
Pelanggaran yang berulang kali menimbulkan kekhawatiran mengenai pengawasan industri dan protokol keselamatan lingkungan di kilang Stanlow. Meskipun Essar menegaskan tidak ada kerugian yang terjadi, banyaknya pelanggaran menunjukkan kegagalan sistemik dalam pengelolaan air limbah.
Insiden ini menyoroti tantangan yang sedang berlangsung dalam menyeimbangkan aktivitas industri dan perlindungan ekologi. Tindakan penegakan hukum yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup menggarisbawahi pentingnya kepatuhan yang ketat terhadap peraturan, bahkan ketika kerusakan lingkungan tidak terlihat secara langsung.
Pelanggaran ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran lingkungan, meskipun tidak terdeteksi, masih menimbulkan risiko jangka panjang terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.
