Jutaan orang Amerika menghadapi peningkatan tajam dalam biaya perawatan kesehatan, sehingga memaksa banyak orang untuk berkompromi pada cakupan dan perawatan medis. Berakhirnya peningkatan subsidi pada akhir tahun 2025 telah menyebabkan kenaikan premi yang signifikan bagi mereka yang berencana membeli melalui pasar Affordable Care Act (ACA). Banyak di antara mereka yang kini membayar jauh lebih banyak setiap bulannya, dan ada pula yang tidak ditanggung asuransi sama sekali.
Ketegangan finansial tidak hanya terjadi di pasar individu. Rencana kesehatan yang disponsori perusahaan juga menjadi lebih mahal, dan para pekerja diminta untuk menanggung bagian biaya yang lebih besar melalui kontribusi yang lebih tinggi dari gaji mereka. Tren ini sangat mengkhawatirkan karena asuransi yang disponsori perusahaan masih menjadi bentuk jaminan kesehatan yang dominan bagi sebagian besar pekerja Amerika.
Konsekuensinya nyata dan dapat dirasakan dalam waktu dekat. Karena premi yang tidak terjangkau, semakin banyak orang yang memilih asuransi dengan biaya yang sangat tinggi, yang berarti mereka harus mengeluarkan biaya ribuan dolar sebelum asuransi mulai berlaku. Ada pula yang menunda atau melewatkan perawatan medis yang diperlukan karena biaya, yang dapat menyebabkan dampak kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang. Banyak dari mereka yang melakukan pengorbanan besar di bidang lain dalam hidup mereka – mengurangi kebutuhan pokok seperti makanan atau transportasi – hanya untuk menjaga jaminan kesehatan.
Situasi ini bukanlah hal baru, namun semakin parah. Biaya layanan kesehatan telah meningkat lebih cepat dibandingkan upah selama beberapa dekade, didorong oleh faktor-faktor seperti populasi yang menua, teknologi baru yang mahal, dan inefisiensi administratif. Berakhirnya masa berlaku subsidi merupakan kejutan yang dapat diprediksi terhadap sistem tersebut, dan kini masyarakat Amerika harus menghadapi dampaknya.
Meningkatnya biaya layanan kesehatan bukan hanya beban finansial; ini adalah masalah sistemik yang memaksa pengambilan keputusan sulit dengan konsekuensi nyata.
Krisis yang terjadi saat ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan sistem kesehatan AS. Tanpa reformasi yang berarti, tren peningkatan biaya dan penurunan akses kemungkinan akan terus berlanjut, sehingga membuat jutaan orang semakin rentan.

























